Sabtu, 13 Juni 2015

Sukun, Tasydid Memendekkan KETUKAN

Sukun Memendekkan ketukan
Sahabat SILAT
Pada tulisan sebelumnya, sukun (tanda khuruf mati) mempunyai hak satu ketukan.
Tahukan anda, bahwa sukun, juga sering muncul dengan tabiat menghapuskan ketukan beberapa khuruf sebelumnya ?
Terkadang, sukun menghapus ketukan satu atau bahkan menghapus beberapa khuruf sekaligus.
Perhatikan penggalan ayat berikut:
Atau contoh berikut:

Tasydid memendekkan ketukan

Sahabat SILAT
Pada tulisan sebelumnya, TASYDID (tanda khuruf ganda) mempunyai hak dua ketukan.
Tahukan anda, bahwa tasydid, juga sering muncul dengan tabiat menghapuskan ketukan beberapa khuruf sebelumnya ?
Terkadang, tasydid menghapus ketukan satu khuruf atau bahkan menghapus beberapa khuruf sekaligus.
Perhatikan penggalan ayat berikut:


Pada kasus idghom bilaghunnah, sifat nun mati memang langsung masuk ke khuruf RO. Sehingga khuruf NUN tidak mendapatkan ketukan, karena langsung loncat ke khuruf RO. (RO sendiri mendapat hak 2 ketukan karena ia bertasydid)
Atau perhatikan lagi contoh berikut:

Pada kasus AL SYAMSIYAHs, pembacaannya memang langsung masuk (bertasydid) ke khuruf SIN. Sehingga khuruf sebelumnya tidak mendapatkan ketukan, karena langsung loncat ke khuruf SIN.  (SIN sendiri mendapat hak 2 ketukan karena ia bertasydid).

Demikianlah sifat tasydid yang menghapus satu atau beberapa khuruf sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Syukron Katsiron