Sukun Memendekkan ketukan
Sahabat SILAT
Pada
tulisan sebelumnya, sukun (tanda khuruf mati) mempunyai hak satu ketukan.
Tahukan anda, bahwa sukun, juga sering muncul dengan tabiat menghapuskan ketukan beberapa khuruf sebelumnya ?
Tahukan anda, bahwa sukun, juga sering muncul dengan tabiat menghapuskan ketukan beberapa khuruf sebelumnya ?
Terkadang,
sukun menghapus ketukan satu atau bahkan menghapus beberapa khuruf sekaligus.
Perhatikan
penggalan ayat berikut:

Atau
contoh berikut:

Tasydid memendekkan ketukan
Sahabat SILAT
Pada
tulisan sebelumnya, TASYDID (tanda khuruf ganda) mempunyai hak dua ketukan.
Tahukan anda, bahwa tasydid, juga sering muncul dengan tabiat menghapuskan ketukan beberapa khuruf sebelumnya ?
Tahukan anda, bahwa tasydid, juga sering muncul dengan tabiat menghapuskan ketukan beberapa khuruf sebelumnya ?
Terkadang,
tasydid menghapus ketukan satu khuruf atau bahkan menghapus beberapa khuruf
sekaligus.
Perhatikan
penggalan ayat berikut:

Pada kasus
idghom bilaghunnah, sifat nun mati memang langsung masuk ke
khuruf RO. Sehingga khuruf NUN tidak mendapatkan ketukan, karena langsung
loncat ke khuruf RO. (RO sendiri mendapat hak 2 ketukan karena ia bertasydid)
Atau
perhatikan lagi contoh berikut:

Pada kasus
AL SYAMSIYAHs, pembacaannya memang langsung masuk (bertasydid)
ke khuruf SIN. Sehingga khuruf sebelumnya tidak mendapatkan ketukan, karena
langsung loncat ke khuruf SIN. (SIN sendiri mendapat hak 2 ketukan karena
ia bertasydid).
Demikianlah
sifat tasydid yang menghapus satu atau beberapa khuruf sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Syukron Katsiron