Pada contoh di atas, suara qolqolah terjadi di tiga tempat,
yaitu pada ketukan ke-4, ke-6 dan ketukan ke-9. Cara membacanya berdasarkan
alur ketukan adalah sebagai berikut:
o Ketukan
ke-3 berbunyi “JUD”. Tahan lidah pada posisi khuruf “D” (jangan dilepaskan)
hingga ketukan ke-4, saat keluar bunyi “DE”. Penahanan lidah pada ketukan ke-3
bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.
o Ketukan
ke-5 berbunyi “WAQ”. Tahan lidah pada posisi khuruf “Q” (jangan dilepaskan)
hingga ketukan ke-6, saat keluar bunyi “QE”. Penahanan lidah pada ketukan ke-5
bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.
o Ketukan
ke-8 berbunyi “RIB”. Tahan bibir pada posisi khuruf “B” (jangan dilepaskan)
hingga ketukan ke-9, saat keluar bunyi “BE”. Penahanan bibir pada ketukan ke-8
bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.
Agar lebih lengkap, perhatikan juga contoh berikut ini:

Sahabat SILAT
Pada contoh di atas, bunyi qolqolah terjadi 2 kali, yaitu pada
ketukan ke-2 dan ketukan ke-7. Cara membacanya adalah:
o Ketukan
ke-1 berbunyi “MATH”. Tahan lidah pada posisi khuruf “TH” (jangan dilepaskan)
hingga ketukan ke-2, saat keluar bunyi “THE”. Penahanan lidah pada ketukan ke-1
bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.
o Ketukan
ke-6 berbunyi “FAJ”. Tahan lidah pada posisi khuruf “J” (jangan dilepaskan)
hingga ketukan ke-7, saat keluar bunyi “JE”. Penahanan lidah pada ketukan ke-6
bertujuan agar tidak muncul bunyi qolqolah 2 kali.
Demikian panduan ketukan membaca bunyi qolqolah. Mudah-mudahan
bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Syukron Katsiron