Sahabat SILAT
Berikut
ini, kita tambah lagi satu materi, yaitu Huruf Sukun (mati), tetap diketuk.
Ketukannya sama, satu khuruf mati = satu ketukan. Tetap diingat: ketukan itu
rata, konstan dan teratur.
Perhatikan
ilustrasi berikut ini:

PERHATIAN:
Khuruf
mati, pembacaan bunyi konsonannya akan maju ke ketukan sebelumnya, namun hak
ketukan tetap diberikan kepadanya. Hal itu terjadi agar tidak ada pemanjangan
suara sebelum khuruf mati. Karena bila ada mad (suara dipanjangkan) menuju
khuruf mati, pembacaan seperti itu adalah SALAH.
Saudaraku…
Penggalan
ayat di atas, terdiri dari 3 kata, 2 spasi dan 12 khuruf. Berarti.. kalau
dibaca, akan ada 12 ketukan. Di antara 12 khuruf, ada 4 khuruf mati. Hak
ketukan ke-4 khuruf mati tersebut tetap sama.
Sahabat SILAT
Pada kesempatan ini, penulis akan menjabarkan cara membaca huruf
sukun berikut sifat ketukannya. INI SANGAT PENTING ! Sehingga anda harus
mengingatnya kuat-kuat. Kesalahan yang terjadi karena ketukan khuruf mati yang
terlalu cepat, menyebabkan bacaan anda akan menyalahi ‘urf quro(kebiasaan/standarisasi
qiroat). Dengan sendirinya, bancaan anda akan menjadi JELEK !
Perhatikan
panduan praktek berikut ini:
1.
Pada ketukan ke-2, anda akan
mengucapkan “QUL”. Tahan lidah anda pada posisi khuruf “L” hingga ketukan
ke-3 selesai. Lepaskan lidah anda dari posisi khuruf “L” sebelum jatuh
pada ketukan ke-4, saat anda harus mengucapkan “AS”.
2.
Pada ketukan ke-4, anda akan
mengucapkan “AS”. Tahan lidah anda pada posisi khuruf “S” hingga ketukan
ke-5 selesai. Lepaskan lidah anda dari posisi khuruf “S” sebelum jatuh
pada ketukan ke-6, saat anda harus mengucapkan “LAM”.
3.
Pada ketukan ke-6, anda akan
mengucapkan “LAM”. Tahan lidah anda pada posisi khuruf “M” hingga ketukan
ke-7 selesai. Lepaskan lidah anda dari posisi khuruf “M” sebelum jatuh
pada ketukan ke-8, saat anda harus mengucapkan “TU”.
4.
Pada ketukan ke-9, anda akan
mengucapkan “WAJ”. Tahan lidah anda pada posisi khuruf “J” hingga ketukan
ke-10 selesai. Lepaskan lidah anda dari posisi khuruf “J” sebelum jatuh
pada ketukan ke-11, saat anda harus mengucapkan “HI”.
Catatan:
untuk pendalaman cara baca khuruf JIM sukun, akan dibahas tersendiri pada
materi ‘ketukan huruf qolqolah’. Untuk sementara, praktekkan dulu seperti
petunjuk di atas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Syukron Katsiron