Sahabt SILAT
Nah…
sekarang kita tambah satu pembahasan lagi tentang hak ketukan khuruf
bertasydid.
Sahabt SILAT
Khuruf
bertasydid, mempunyai hak 2 ketukan. Mengapa 2 ketukan ? Karena pada dasarnya,
khuruf bertasydid itu adalah khuruf sama berganda. Namun untuk penyederhanaan,
cukup ditulis satu khuruf saja dan ditandai dengan tasdid.
Mari kita
simak, pola ketukan khuruf bertasydid sebagaimana contoh kasus berikut.
Perhatikan khuruf yang berwarna merah. Khuruf JIM bertasydid.

Pada
ketukan ke-2, anda akan mengucapkan “’AJ”. Tahan lidah anda pada posisi
khuruf “J” hingga ketukan ke-4 dan lepaskan bersamaan dengan pengucapan
“JA” pada ketukan ke-4.
Sahabat SILAT
Hak 2
ketukan pada khuruf bertasydid, tidak berlaku pada dua khuruf yaitu khuruf
“MIM” bertasydid dan khuruf “NUN” bertasydid. Pada khuruf MIM dan NUN,
berlaku hukum sendiri, dimana hak ketukannya malah bertambah menjadi 4 ketukan.
Untuk penjelasan lebih lanjut, akan dibahas di materi tentang GHUNNAH.
Demikian
hak ketukan pada khuruf bertasydid (berlaku untuk khuruf-khuruf selain khuruf
MIM dan NUN). Mudah-mudahan bermanfaat.
Ingat terus….. “KHURUF BERTASYDID, berhak mendapat 2 ketukan”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Syukron Katsiron